:background-contents>

1.04.2012

SEGMENTASI PASAR, PENENTUAN SASARAN PASAR DAN PEMOSISIAN (Bab 3)

A.     Segmentasi Pasar
Pelayanan serta pemenuhan akan kebutuhan pelanggan sudah semestinya mendapatkan suatu perhatian yang sangat besar serta terus-menerus dari si pemasar, agar segala sesuatunya bisa berjalan dengan efisien dan efekfif, maka diperlukan suatu segmentasi pasar yang jelas untuk menempatkan produknya di pasar.  Segmentasi yang di maksud di sini adalah mengelompokan pelanggan berdasarkan hal-hal yang melekat pada diri pelanggan, contohnya : foktor gaya hidup, status sosial, tingkat pendidikan  dan lain sebagainya.

B.     Kriteria segmentasi
Segmen pasar sebaiknya memenuhi kriteria berikut ini:
• Dapat diukur (measurable)
• Dapat diakses oleh saluran distribusi
• Memberikan respon yang berbeda terhadap marketing mix
• Bersifat stabil (tidak terlalu cepat berubah)
• Memiliki ukuran yang cukup besar supaya menguntungkan

C.     Persyaratan untuk Melakukan Segmentasi Pasar yang Efektif
a)   segmen pasar harus mempunyai karakteristik berikut ini menurut Kotler, Bowen dan Makens (2002, p.265):
Dapat diukur (measurable)
Sejauh mana ukuran dan daya beli segmen dapat diukur. Variabel segmentasi tertentu sulit diukur, seperti ukuran segmen remaja peminum minuman keras, terutama yang alasannya karena berontak kepada orang tua.
b)   Dapat diakses (accessable)
Sejauh mana segmen itu dapat diakses dan dilayani secara efektif.
c)   Cukup besar (substantial)
Sejauh mana segmen itu cukup besar atau cukup menguntungkan untuk dilayani sebagai pasar. Sebuah segmen sebaiknya merupakan kelompok homogen yang secara ekonomi paling layak mendukung program pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan segmen itu. Sebagai contoh, area metropolitan besar dapat mendukung beragam restoran etnis. Sebaliknya di kota kecil, restoran etnis tidak mungkin dapat bertahan.
d)   Dapat dibedakan (differentiable)
Sejauh mana segmen-segmen secara konseptual dapat dipisah-pisahkan dan memberikan tanggapan yang berbeda terhadap unsur dan program bauran pemasaran yang berbeda. Jika wanita yang telah menikah dan belum menikah memberikan tanggapan yang sama atas penjualan parfum, berarti diantaranya bukanlah segmen yang terpisah.
e)   Dapat dilaksanakan (actionable)
Sejauh mana program yang efektif dapat didisain untuk menarik melayani segmen – segmen tersebut.

D.     Penentuan Pasar Pemasaran
Pemilihan Pasar Sasaran (Targeting) :
·         Konsentrasi segmen pasar tunggal (Single Segment Concentration)
·         Spesialisasi selektif (Selective Specialization)
·         Spesialisasi produk (Product Specialization)
·         Spesialisasi pasar (Market Specialization)
·         Peliputan pasar secara penuh (Full Market Coverage)

E.       Hubungan Antara Penetapan Sasaran Pasar dengan Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar itu merupakan kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar yang bersifat homogen. Dalam hal ini, market targeting merupakan keputusan perusahaan mengenai pasar manakah yang akan dilayani.
Sebagai gambaran, misalnya berdasarkan analisis dan ramalan permintaan, perusahaan dapat mengetahui adanya pasar tertentu yang dianggap menarik, yang membuat perusahaan memperluas pangsa pasar. Perusahaan tersebut mensurvei sejumlah konsumen sebagai sampel dari keseluruhan. Dalam survai ini ditanyakan mengenai atribut produk yang ditawarkan, tentang kualitas, harga, kemasan, servis, dan sejenisnya.

F.     Penentuan Posisi Produk
PENENTUAN POSISI PRODUK SECARA FISIK VS PENENTUAN POSISI PERSEPSI
(URBAN, 1993), (BOYD, 1996)



Sumber :
http://rajapresentasi.com/2009/04/kriteria-dalam-penentuan-segmentasi-pasar/
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/08/persyaratan-segmentasi-pasar-yang.html
dhimaskasep.files.wordpress.com/.../sesi-6-analisis-posisi-produk.ppt
Budiarto Teguh, dasar pemasaran, universitas gunadarma.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar